Berawal dari sebuah persahabatan, dimana mereka
dan 2 orang lainnya. Persahabatan yang berjalan sangat biasa, layaknya
persahabatan remaja sekarang. Tanpa terasa dengan berjalannya waktu, hari demi
hari minggu demi minggu bulan demi bulan, dengan intensitas pertemuan yang
sangat tinggi, sehingga sebuah rasa yang tak wajar didalam persahabatan itu pun
hadir. Dimana mereka melanggar janji-janji persahabatan yang tak seharusnya
dilanggar. Rasa yang tak wajar itu pun datang, tak sangka tak menginginkan tapi
rasa itu nyata. Berawal dari dia dimana salah satunya merasa tak yakin
dan tak punya rasa sekali pun karena salah satunya menganggap itu sebuah rasa
yang tak wajar didalam sebuah persahabatan mereka.
Rasa itu kian hari kian tumbuh semakin tumbuh,
menggunung setinggi puncak Himalaya. Kata terlanjur kadang terasa tepat untuk
melukiskan rasa itu. Tak bisa melukiskan bagaimana rasa cinta saat itu. Hanya
ada kata indah, indah, indah sejuta bahkan miliyaran indahnya. Karena
"CINTA" segala hal yang dilakukan itu dimulai dengan tersenyum
bahagia tanpa beban bibir itu menebarkan senyum. Tak bisa dijabarkan karena
semuanya terasa "INDAH.
Hingga suatu hari, tak sangka tak bisa
diungkapkan dengan kata-kata rasa indah itu menghilang. Hilang gak tau kemana “terasa
hambar” itulah paparan dia pada saat itu. Ingin mengetahui penjelasan lebih
lanjut tapi tak menemukan jawaban. Hanya ada segudang pertanyaan dan segudang
rasa bersalah.






0 komentar:
Posting Komentar